|
|
|
::
PENDAHULUAN
Pendayagunaan
teknologi telah memacu persaingan dunia dan memdudukkan profesionalisme
dalam spesialisasi usaha disegala bidang pada peringkat tertinggi, dimana
dalam penerapannya cenderung bersandar pada pihak lain yang dianggap
profesional dalam bidang-bidang tertentu dari pada menghabiskan waktu
untuk mengurus segala sesuatunya mengenai bidang-bidang yang tidak
dikuasainya.
Sesuai dengan
kecenderungan tersebut, pimpinan dan manajemen TIKI berusaha untuk
mewujudkan spesialisasi usaha dibidang cargo dan logistik secara
profesional sesuai dengan perkembangan zaman saat ini yang membutuhkan
mitra bisnis yang konsisten dan memiliki layanan serta prima serta dapat
bersaing terutama di era globalisasi
ini.
PT CV TITIPAN KILAT disingkat
TIKI perusahaan jasa kurir yang berdiri sejak tahun 1970 berusaha
mewujudkan bidang spesialisasi lain dalam bentuk badan usaha yang
diharapkan dapat menjawab tantangan perkembangan dunia usaha yaitu dalam
bidang Logistik dan Distribusi serta agen
Cargo.
Atas dasar itulah dibentuk
badan usaha jasa transportasi yang bergerak dibidang logistik dan cargo
service yaitu PT TIKI INDONESIA di singkat
TIKINDO.
Pengelolaan jasa logistik
dan cargo service memerlukan penanganan secara profesional oleh tenaga
ahli yang khusus membidanginya, mengingat resiko yang melekat dalam
kegiatan operasional semakin kompleks juga karena menyangkut pihak lain
dalam hal penanganan kegiatan usaha dari awal hingga
ankhir.
Dengan demikian, sebagai
perusahaan yang bergerak dibidang jasa logistik dan cargo service PT
TIKINDO dituntut mampu melaksanakan kegiatan usahanya dan mendapat
kepercayaan dari relasinya serta memiliki hubungan yang luas dengan
perusahaan-perusahaan penerbangan, maskapai kapal laut, perusahaan
transportasi darat serta badan-badan pemerintah yang berkaitan dengan
bisnis TIKINDO.
|